Pada suatu hari di salah satu Pesantren di Jawa Timur, pada waktu itu
awal tahun banyak santri baru yang daftar untuk menjadi santri di ponpes
tersebut, mereka dari berbagai kota di pulau jawa.
Salah satunya
mereka akino dan wewe, Akino berasal dari desa yang tidak bisa berbahasa
indonesia dan Wewe berasal dari kota yang mahir dan fasih bicara bahasa
indonesia tp Wewe mondoknya ingin ngalap barokah sama yai secara
otomatis ikut ndalem ( ikut mangan ) dan wewe di pasrahi untuk jaga
warung makanan.
Pada suatu hari akino yang baru jadi santri itu abis
jamaah dhuhur ia ingin cari nasi di warung untuk ngisi perut supaya
tidak kelapran
Akino ; kang pesen nasi yach ( gaya santri baru )
Wewe : yah.....
Akino ; jangan ( sayur ) ngendi kang ?
Wewe : ini tinggal pilih ada ikan dan sayur ( dikit" pahamlah basa jawa )
Akino teus milih jangan ( sayur )
Akino ; jangan ini, jangan ini sambelnya yang buwanyak ( medok ndesone )
Wewe ; yach
Akino ; lho kang kok cuma sambel karo nasi
Wewe ; katanya jangan ini, jangan ini sambelnya yang buwanyak, bener kan
Akino ; maksude sayur iki, sayur iki sambelnya yang banyak
Wewe ; ???????
# jangan (bahasa indo : sayur)
0 komentar:
Posting Komentar